Monday, 28 December 2015

Gunung Batu Tasikmalaya

Gunung Batu Tasikmalaya
22 November 2015

Sudah sejak lama saya menunggu “Me Time” di hari minggu yang lama sekali saya jarang menemukan waktu buat saya sendiri hanya untuk sekedar eksplor tempat baru yang ada di Tasikmalaya daerah yang sangat saya cintai ini, karena minggu-minggu kebelakang hampir 2 bulanan tiap minggu saya habiskan waktu bersama teman untuk nganter ke tempat yang ingin mereka kunjungi (ngGuide) bahasa gaulnya hehe.., trus juga beberapa kali acara camping ceria dengan kawan N2MA yang memang dengan mereka sukanya secara personal sangat exited dengan naek gunung dan camp, dan di tambah juga 2 minggu terakhir break karena terlalu kecapean dan akhirnya drop, dan badan butuh di istirahatkan dari hobi aprak-aprakan.

Tiba akhirnya hari minggu, hari dimana saya berencana mengunjungi suatu tempat yang dimana tempat tersebut belum cukup terkenal di media sosial, walopun ada beberapa yang pernah posting itu pun hanya sekedar foto tanpa keterangan dan dalam hal ini saya berhasrat penuh untuk menjadi orang yang pertama mempublish di blog ini hehe..

Tempat yang saya tuju bernama Gunung Batu, sebuah bukit yang berada di kecamatan Parung Ponteng tepatnya di kampung Sangkur desa Cigunung yang konon menurut beberapa orang tempat ini dulunya bekas tambang marmer dan benar saja setelah sampai di lokasi bukit ini terdapat lahan yang tidak terlalu luas yang saya perkirakan merupakan belahan batu marmer yang membentuk sebuah persegi yang lumayan panjang dan di beberapa titik juga terdapat potongan-potongan marmer berukuran 1x2 meter yang tergeletak di bawah dan di area bukit ini juga terdapat beberapa batuan kalsit yang menjulang runcing berukuran tinggi sekitar 2 meter dan saya juga menemukan jenis batuan ini di titik lahan sebelum masuk ke area bukit Gunung Batu ini yang selintas terfikir mirip Stone Garden yang berada di daerah Citatah Bandung Barat.

Untuk menuju ke lokasi ini dari kota Tasikmalaya dapat di tempuh dengan waktu sekitar 1 jam ke arah selatan menuju daerah Cibalong dengan patokannya pertigaan menuju Parung Ponteng yang terdapat sebuah pasar dan terminal kecil, setelah itu belok ke kanan ke arah Parung Ponteng menuju daerah Dangdeur setelah itu kita akan menemukan pertigaan lagi di daerah Dangdeur nah dari sana ambil arah kanan menuju desa Cigunung dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar 7 km sampai ke lokasi Gunung Batu dengan kondisi jalan cenderung ke kiri dan menanjak dan kalaupun masih kebingungan kita bisa bertanya kepada warga sekitar.

Gunung Batu ini sekarang sudah dibiarkan tidak terurus tidak ada lagi penambangan, namun di lahan sebelum masuk ke area ini terdapat sebuah bangunan sederhana yang menurut teman merupakan orang yang menjaga area ini, dan orang tersebut terlihat sedang beraktifitas menggali batu kalsit yang lumayan banyak di area ini.

Gunung Batu ini memiliki keistimewaan yakni mempunyai pemandangan yang sangat indah berupa pemandangan lembah yang di bawah nya merupakan perkampungan dan beberapa bukit yang unik menjulang yang saya perkirakan bukit-bukit tersebut berada di daerah Cibalong dan Puspahiang. Makanya tidak heran tempat ini sering di jadikan tempat camping oleh beberapa Pecinta Alam.

Karena tidak ada penjagaan oleh pemerintah ataupun warga sekitar tempat ini sering dijadikan tempat pacaran, mabok, dan main anak muda terlihat dari banyaknya sampah berupa cangkang obat batuk, dan sampah plastik lainnya yang sangat mengganggu. Di beberapa dinding bukit ini juga sudah terdapat banyak perbuatan vandaisme berupa coretan-coretan grafity dari pilox yang sangat mengganggu keindahan dan merusak sekali dan sungguh sangat di sayangkan



 









3 comments: